Kadang kala aku berpikir dan berada pada lokus minorus dari keberanian dalam berkehidupan..
Kadang aku berputus asa terhadap apa yang telah ku lakukan.
Mungkin saja itu teguran, atau barangkali hukuman akibat kelalaian dalam beribadah.
51:56
Tujuan hidup manusia dan jin, hanya untuk beribadah saja..
31:22
Berpegang pada tali (buhul) Allah dengan cara berserah diri pada Allah dan melakukan kebaikan..
Aku ingin sekali menjadi orang yang bermanfaat untuk tempat ini. Namun, beberapa oknum tak melihat hasil usahaku. Tak mengenggap aku mencoba berusaha. Karena apa? Karena belum tampak hasilnya?
Apakah keberhasilan itu dinilai dari hasil? TIDAK!!!
Proses yang menentukannya. Bukan hasil. Jikalau saja hasil, sungguh tak berhasil para Nabi yang hanya memiliki sedikit pengikut.
Karena Allah menilai kesungguhan hati dan usaha kita serta tawakal padanya.
Tetap saja, tak jarang hal ini menjatuhkan ghirohku..
Aku hanya berdoa dan memotivasi diri : Bahwa apapun yang aku lakukan, haruslah semata-mata hanya karena Allah. Terserah apa yang dipikirkan orang lain, berhasil atau tidaknya aku, Allah yang tau kesungguhanku.
Aku selalu bersyukur untuk nikmat yang Allah limpahkan kepadaku, atas tiap kelebihan yang aku miliki. Walaupun, selalu saja ada yang tak menghargainya.
Apapun yang aku lakukan, belum cukup. Aku dianggap tergantung kepada adik-adikku.
Kadang, merasa bahwa aku tak layak dan tak mampu mebahagiakan mereka.
Tak ada yang dapat mereka banggakan dari diri ini.
Aku selalu saja memotivasi dan menghibur diri : bahwa selalu banyak cara untuk membanggakan mereka. Tiap orang punya caranya masing-masing. Aku hanya harus tau bagaimana caranya, secepat mungkin.
Sering sekali terlintas dalam benak, kenapa orang-orang begitu mudah bersuuzon dan sulit menghargai usaha org lain. Mungkin saja, aku yang bersuuzon pada mereka, atau usahakuyang belum maksimal sehingga tak tampak apa-apa oleh orang lain.
Astaghfirullah.. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa ini..
Semoga dijauhkan dari rasa berputus asa, dari berburuk sangka, dari kufur akan nikmat, dari kelemahan dalam istiqomah, dan dari riya' terhadap ibadah.. Aamiin ya Allah.
Tanpa Allah, tak ada suatu apapun yang menolongku..
"Ya Robb, berikanlah jalan keluar dan kemudahan dari tiap-tiap hal yang membuatku sedih dan susah, baik perkara dunia maupun akhirat. Berilah aku rezeki dari arah takdisangka-sangka. Ampunilah dosaku. Mantapkanlah pengharapanku hanya pada-Mu, dan jauhkan harapanku kepada selain Engkau. Engkau Maha Mengetahui, Maha Bijaksana"
Aamiin
Kadang aku berputus asa terhadap apa yang telah ku lakukan.
Mungkin saja itu teguran, atau barangkali hukuman akibat kelalaian dalam beribadah.
51:56
Tujuan hidup manusia dan jin, hanya untuk beribadah saja..
31:22
Berpegang pada tali (buhul) Allah dengan cara berserah diri pada Allah dan melakukan kebaikan..
Aku ingin sekali menjadi orang yang bermanfaat untuk tempat ini. Namun, beberapa oknum tak melihat hasil usahaku. Tak mengenggap aku mencoba berusaha. Karena apa? Karena belum tampak hasilnya?
Apakah keberhasilan itu dinilai dari hasil? TIDAK!!!
Proses yang menentukannya. Bukan hasil. Jikalau saja hasil, sungguh tak berhasil para Nabi yang hanya memiliki sedikit pengikut.
Karena Allah menilai kesungguhan hati dan usaha kita serta tawakal padanya.
Tetap saja, tak jarang hal ini menjatuhkan ghirohku..
Aku hanya berdoa dan memotivasi diri : Bahwa apapun yang aku lakukan, haruslah semata-mata hanya karena Allah. Terserah apa yang dipikirkan orang lain, berhasil atau tidaknya aku, Allah yang tau kesungguhanku.
Aku selalu bersyukur untuk nikmat yang Allah limpahkan kepadaku, atas tiap kelebihan yang aku miliki. Walaupun, selalu saja ada yang tak menghargainya.
Apapun yang aku lakukan, belum cukup. Aku dianggap tergantung kepada adik-adikku.
Kadang, merasa bahwa aku tak layak dan tak mampu mebahagiakan mereka.
Tak ada yang dapat mereka banggakan dari diri ini.
Aku selalu saja memotivasi dan menghibur diri : bahwa selalu banyak cara untuk membanggakan mereka. Tiap orang punya caranya masing-masing. Aku hanya harus tau bagaimana caranya, secepat mungkin.
Sering sekali terlintas dalam benak, kenapa orang-orang begitu mudah bersuuzon dan sulit menghargai usaha org lain. Mungkin saja, aku yang bersuuzon pada mereka, atau usahakuyang belum maksimal sehingga tak tampak apa-apa oleh orang lain.
Astaghfirullah.. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa ini..
Semoga dijauhkan dari rasa berputus asa, dari berburuk sangka, dari kufur akan nikmat, dari kelemahan dalam istiqomah, dan dari riya' terhadap ibadah.. Aamiin ya Allah.
Tanpa Allah, tak ada suatu apapun yang menolongku..
"Ya Robb, berikanlah jalan keluar dan kemudahan dari tiap-tiap hal yang membuatku sedih dan susah, baik perkara dunia maupun akhirat. Berilah aku rezeki dari arah takdisangka-sangka. Ampunilah dosaku. Mantapkanlah pengharapanku hanya pada-Mu, dan jauhkan harapanku kepada selain Engkau. Engkau Maha Mengetahui, Maha Bijaksana"
Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar