Laman

Minggu, 24 Februari 2013

Ingin Menjadi Seorang Pemimpin?

Pernah mempunyai seorang pimpinan yang mengecewakan, tidak merangkul, dan segala macam yang menyebabkan kekecewaan dan rasa tidak hormat?
Ya. Itulah yang sedang aku rasakan. Tepatnya satu tahun belakangan ini. Walaupun telah mencoba berusaha, tetap saja kadang perasaan itu muncul.

Seorang pimpinan harus punya poin-poin yang akan menuntunnya untuk menjadi yang seharusnya.
Dasar iman dan takwa
Leadership
Empowerment (dirinya dan orang lain)
Time management
Conflict management
Justice dan Berkarakter
Tahu bagaimana bersikap terhadap anggota, partner, dan lawan

Para pimpinan harus mengerti bahwa memimpin berarti:
Menjadi orang terdepan di saat-saat tersulit, dan menjadi orang terakhir yang memperoleh kesenangan.

Layaknya Rasulullah SAW (sholawat) dan para sahabat. Subhanallah.

Sabtu, 23 Februari 2013

Gold Standard

Baru saja melihat-lihat foto lama. Baru saja membaca blog-blog lama. Baru saja mengamati puisi-puisi yang pernah aku ciptakan.

Terhanyut kembali dalam indahnya masa lalu, adalah menyayat. Saat kini, bisa saja menjadi lebih baik atau pun lebih buruk. Bagaimana indahnya melihat masa lalu, tergantung rasa syukur yang kita panjatkan. Jika kini menjadi terasa lebih buruk, maka cobalah bersyukur untuk apa-apa yang telah diperoleh. Jika kini telah menjadi lebih baik, maka bersyukurlah lebih banyak untuk kehidupan yang lebih baik.

Taklukkan dirimu sendiri, berpegang pada yang Maha.. Maka aku, kalian, dan mereka akan menemukan tak kurang satu apapun :)

*Mencoba bijak..

Sabtu, 16 Februari 2013

Sungguh, Kasih Ibu Sepanjang Jalan (Tiada Batas)


Kring.. kring..

Kulihat layar handphone yang ada di tanganku. Telpon dari mama. Terdengar suara yang sangat familiar bagiku. Setelah sekian lama berbicara,

Mama   : Mama tadi beli p*lpy yang rasa kesukaan orang.
(“Orang” merupakan panggilan untukku yang diberikan oleh  orang-orang terdekatku)
Aku        : Hmm (Aku sungguh tak tau berespon apa).
Mama   : Sepulang mama ngantari org ke transport tadi, di jalan, mama hampir aja ditabrak puso. Puso nya melaju kencang dan jaraknya cuma beberapa centimeter dari mama. Mama sampai teriak. Kalau meleset sedikit aja puso nya, Mama kira, Mama gak bakal ketemu orang lagi. Makanya, Mama beli p*ulpy rasa kesukaan orang.
Aku        : . . . . . (Kali ini aku sungguh diam dan bermain dalam pikiranku)

Sungguh itu sepenggal kisah nyataku. Aku tak pernah menyangka sedalam itu rasa cinta Mama untukku. Memang benar kata pepatah, kasih ibu sepanjang jalan. 
 Saat Mama mengalami hal yang demikian traumatik (menurutku, karena mendengar ekspresi suara Mama saat bercerita), pertama kali yang Ia khawatirkan tidak dapat bertemu lagi adalah aku. “Mama kira, Mama gak bakal ketemu orang lagi. Makanya, Mama beli p*ulpy rasa kesukaan orang.”

Tak dapat berkata-kata. Aku hanya tau bahwa, aku mencintai Mama. Walau tak sebesar cinta Mama kepadaku, selain Allah dan Rasul-Nya, aku mencintai Mama.

Forever ever..

Kamis, 14 Februari 2013

Di Saat Gundah

Keikhlasan memang perlu diuji. Ini yang sedang aku rasakan. Penuh sesak, menahan kenyataan pahit. (haha). Kadang memang begitulah hidup. Penuh dengan berbagai warna, yang kadang kau pun tak suka. Innalillahi wa innailaihi roji'un.

Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan dan yang terbaik untuk kita. Bukan apa yang kita inginkan dan harapkan. Karena belum tentu lbh baik. Siapa yang lebih sempurna dibandingkan rencana-Nya?
Untuk itulah aku disini. menulis kegundahan hati. Saat tak tau harus dengan siapa, menulis merupakan hal yang luar biasa untuk menumpahkan segala rasa.

Pendewasaan itu butuh proses panjang dan bermacam pengalaman hidup. Cara menerima dan menghadapi masalah bisa menjadi kunci indikator kedewasaan itu sendiri. Masalah, oh masalah.
Ahaha..
Sebenarnya, masalah bukanlah merupakan masalah jika kita melihatnya bukan sebagai masalah. Hanya jawaban sederhana untuk dapat melakukannya. Berpikir positif dan bersyukur.

Ini bukan sebuah postingan menggurui. hehe.. Aku hanya ingin menasihati diri sendiri. Saat mengalami hal yang sama, berharap dengan membacanya, dapat tergugah untuk kembali bersemangat.
Menulis itu memang suatu yang indah.
Subhanallah..

Aku bersyukur karena dibawah naungan Allah.
Aku bersyukur untuk hidup dan kehidupanku.
Aku bersyukur untuk setiap nikmat dalam tiap nafasku.
Aku bersyukur..
Alhamdulillah..

Rabu, 13 Februari 2013

The First..

Waah, Alhamdulillah. Akhirnya terbentuk juga blog bru iniiii. yeaa.. Prokprokprok.
Setelah sekian lama gak berkutik di blog sebelumnya. Jadi, biar lebih semangat, kita ganti blog. kan terkesan lebih kece and refresh gitu. haha.
Untuk yang ingin melihat my own older blog (ehem), silakan dilihat www.ririe-org.blogspot.com
Wokeh?
Follow me ^^