Laman

Selasa, 25 Februari 2014

Biar aku simpan saja

Aku pendengar, bukan pendongeng
Aku lebih memilih diam, daripada berkata

Biar aku simpan saja sendiri
Dan Allah sebagai pendengarku

Terlalu banyak yang aku dengar
Hingga aku tak sanggup membuat mereka mendengarkan keluhku
Memang tak sepantasnya mengeluh
Kadang, hanya ingin didengarkan
Tapi, untuk bercerita pun
Aku tak sanggup

Aku sedang menata kembali
Puing-puing yang berserakan ini
Sendiri..
Ditemani Allah, yang senantiasa mengawasiku

Tak pelak tuk berujar
Berlaku
Diam saja
Sambil memberi gores pada bibir
Sebuah senyuman

Agar hanya Allah yang tau
Bagaimana isak tangisku

Dalam sujud, aku panjatkan doa
Dalam tangis, aku bertawakal

Memperbaiki iman, agar ia sebagai penopangku
Berdiri tegak nan kokoh
Mengahadapi hidup
Perjuangan berat, namun sementara

Aku bisa, karena ada Allah bersamaku

Aku pendengar, bukan pendongeng
Aku lebih memilih diam, daripada berkata

Biar aku simpan saja sendiri
Dan Allah sebagai pendengarku



Sabtu, 22 Februari 2014

Jodoh???

Ya ampun.. Akhir-akhir ini sering banget ditanyain masalah pasangan. Mama, papa, ibuk, saudara, adik, teman-teman. Emang umur aku udah berapa sih? *Gak sadar udah tua, ceritanya. Ahaha.

Ya gaklah, umur juga masih 22 tahun. Kuliah aja belum kelar. Masih ada pendidikan profesi dan internship ^^.. Masih banyak waktu buat mikirin yang begituan :D
Tapi, namanya juga orang-orang terdekat, pasti deh udah mikirin yang begituan buat aku. Hihiii..

Lah, kan gak ada istilah pacaran nih, jadi emang ta'aruf aja. Percaya, Allah udah ngasi jatah kok, untuk masing-masing hamba-Nya. Tinggal gimana cara kita menjemputnya? ^^

Allah sudah berjanji, dan pasti menepati janji-Nya. Laki-laki baik, hanya untuk wanita yang baik. Jadi, agar dapat jodoh yang baik, aku kudu jadi wanita yang baik. Yeay, ganbatte ne! :))
Rasulullah SAW juga mengatakan, jika ingin mencari pasangan, carilah yang elok rupanya, hartanya, baik keturunannya, dan karena din nya. Dan sebaik-baiknya, adalah yang karena din nya.

Kalau boleh memilih nih, kalau boleh lhooo. Hehe. Pengennya yang ada keempat unsur di atas. Tapi, gak ada manusia yang sempurna, jadi jangan terlalu kekeuh untuk dapat yang sempurna dan baik dalam segala hal.

Aku..
Ingin memiliki pasangan, yang baik din dan akhlaknya.
Dapat menjadi imam bagi dunia dan akhirat ku.
Apabila melihatnya, menenangkan hati.
Apabila ia berkata, meneguhkan keimanan.
Apabila berprilaku, mengingatkan bahwa ia berjalan dalam aturan Allah..

Subhanallah..
Indahnya jika demikian.

Berdoalah ^^
Semoga Allah mengabulkannya. Amin :)

Rabu, 19 Februari 2014

The Booster

Aku baru saja mengumpulkan beberapa kalimat-kalimat baik hari ini. Berhubung otak lebih cenderung menyimpan di memori jangka pendek, sebelum aku betul-betul melupakannya, mari kita tuliskan. Hihiii

Cinta itu adalah komitmen, kesabaran, saling mengerti, saling menghargai, dan komunikasi.
*Kalimat ini aku kutip dr sepasang suami istri yang keadaan fisiknya tidak seberuntung kita (keduanya menggunakan kursi roda), tapi dapat saling menguatkan di saat sulit dan menebar senyum di saat lapang. So sweettt ^^

Setiap orang pasti pernah gagal. Baik karena kesalahan sendiri, karena orang lain, karena sistem, atau karena faktor lain. Tapi yang terpenting, pilihan dan cara kita untuk bangkit.
*Amazing. Setuju, pakai banget :D

Diam itu emas. Tapi diam di saat yang tak tepat, adalah bencana. Diamlah jika perkataan yang akan keluar lebih tidak bermanfaat dibandingkan diam. Dan bicaralah untuk sesuatu kebenaran, janganlah ditahan karena alasan klasik (segan, takut, belum waktunya, etc).
*Kalau yang ini, mencoba dari pengalaman sendiri. :))

Semoga bermanfaat dan bisa menjadi penyemangat untuk melakukan hal-hal baik. ^^
Amin..

Selasa, 11 Februari 2014

..................

Tiktiktik...
Mesin ini berbunyi
Tiap kali membentuk rangkaian kata
Untaian kalimat
Penuh sirat dan makna

Balutan pola dalam pikir
Menembus sebuah pandangan
Merajut mimpi dan asa
Pernah ada
Terputar
Berliku
Kadang, di luar kendali dan harap

Curah berlimpah
Hening
Hendak meĺuap, namun kian redam
Mengingat kuasa-Nya

Tak pelak berlagak merah
Putih saja
Hingga datang sinar
Menghangatkan, tanpa menyilaukan
Pasti!
Dengan kehendak-Nya

Jumat, 07 Februari 2014

Berkesan..

Berkesan!!! Pakai banget. Hehee.

Tau gak sih, beda anak muda dengan orang tua?
Anak muda punya semangat, daya juang, dan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan orang tua. Gak niat sama sekali untuk mengatakan orang tua gak punya semangat, daya juang, dan kemampuan. Tapi, anak muda punya lebih sepertinya. :D

Kayak yang baru aja aku lakuin, with my bestfriend dhiya ul azka. Serius deh, niat banget. Ahaha. Ceritanya, kita anak muda nih.. hihiii.

Karena weekend, untuk menghilangkan jenuh dari semua permasalahan kampus-kampusan, kami memutuskan untuk pergi nonton. Asik asik.. Dan karena judulnya anak kos, selagi ada yang gratisan, kita ambil dong. (Dasar :D)

Jadi, kita rela ngantri panjang-panjang, menukarkan poin, demi sebuah tiket nonton. Eh, dua buah tiket. Kan kita berdua. Ahaha.
Udah kayak ikut ajang pencarian bakat aja nih, ngantri segini lamanya. Mulai ngantri jam 11.30an, dan kita baru dapat tiket jam 14.30an. 3 jam! 3 jam, saudara-saudara!!! Itu niat banget, atau gak ada kerjaan yaa? Ahaha.
Aku sampai trauma deh, mikir dua kali buat ngantri ginian lagi. Mungkin lebih mending ngerogoh kocek aja kali yaa. Hihii.

Udah susah banget dapat tiketnya, kita pilih film apa coba? KILLER..
Box office sih, di US sana, tapi sadiiisssss. Antara nyesal dan kesal pas awal-awal nonton. 3 jam ngantri, malah nonton yang ginian? Hikkkssss :'(


Eiitss, jangan salah. Endingnya, aku suka banget kok filmnya. Seriusan deh. Gak pakai kesal, dan senang banget. Hehee..
Pokonya berkesan deh!
Thank's a lot for diul. Thank you so much buat roti dan air nya juga. Hihiii..
Seru, Alhamdulillah..

Allah, jangan marah yaa. Orang gak niat ngelakuin yang sia-sia kok. Besok orang bakal cari kegiatan yang lebih bermanfaat lagi. Amin. Alhamdulillah ^^

Rabu, 05 Februari 2014

Ibuku.. Wanita itu, Ibuku...

-Mama-

Aku butuh ibuku..
Aku butuh ibuku..
Aku butuh ibuku..

Tiap dentingan detik malam
Sunyi merayap, kantuk menghujam
Ia berjaga, berdo'a untukku
Setiap malam..

Tiap bahagia terajut
Senyum indah terlukis dalam wajah
Panorama menjadi semu dalam bayangnya
Senyum itu..

Tiap ia terluka
Tak pelak tutur katanya dapat menutupi dariku
Ia bebas menangis
Dalam pelukanku..

Tiap hidup nyawanya
Tiap hembus nafasnya
Tiap inci pemikirannya
Tiap yang diputuskannya

Hanya untuk....

Aku butuh ibuku..
Aku butuh ibuku..
Aku butuh ibuku..

Selasa, 04 Februari 2014

Karena bahagia itu, sederhana..

Bahagia itu... saat menebar senyum dengan ikhlas ke orang lain.
Bahagia itu... saat menyapa dengan santun orang ĺain.
Bahagia itu... saat bisa membantu orang lain.
Bahagia itu... sederhana...

Aku merasa beruntung, karena begitu mudah bahagia. Semoga kalian juga begitu.
Indahnya, karena Allah bersamaku.
Indahnya, karena rindu pada Rasul.
Indahnya, memiliki orangtua yang luar biasa.
Indahnya, memiliki adik-adik yang kompak seperti mereka.
Indahnya, mempunyai teman-teman yang selalu ada.

Bersyukurlah, agar bahagia. Karena bahagia itu, sederhana.


Senin, 03 Februari 2014

Mengendalikan amarah

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Subhanallah

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Astaghfirullah

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Astaghfirullah
Subhanallah
Walhamdulillah
Walaillahaillallah
Wallahu akbar

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Laahaula walakuata illabillah 'aliyyul adzim

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa





*Beristighfar dan ingatlah Allah
*Jika berdiri, duduklah. Jika duduk, berbaringlah
*Ambilah air wudhu'
*Tarik dan atur napas, lalu tersenyumlah

Sungguh, kemarahan itu diliputi oleh syaithon. A'udzubillahi minasy syaithonirrojim.
Keimanan seseorang dinilai dari tingkat kesabarannya. Maka, bersabarlah..

Hmmm...

Ada sebuah kisah yang menggelitikku..
Sebuah kisah antara sepasang sahabat. Laki-laki dan perempuan tentunya. Sudah bisa menebak bagaimana endingnya? Hehe, aku pun demikian.

Berawal dari sekedar curhat sang lelaki mengenai pacarnya. Beralih dengan komunikasi yang kian intens dan tak pernah putus setiap harinya. Entah mengapa tak pernah habis bahan cerita. Dari hal-hal penting, hingga hal-hal yang tak perlu ditanyakan. Dalam seminggu, nyaris selalu ada menghubungi melalui telpon. Mereka memang jarang bertemu,  tapi seperti tak memiliki jarak.
Mengenal baik satu sama lain, saling nyaman, dan memberi perhatian.

Disadari atau tidak, komunikasi menjadi kebutuhan. Dari bangun tidur, hingga tidur lagi. Lalu bagaimana dengan pacar sang lelaki? Terabaikan. Hubungan mereka memang tak baik dari awal. Lelaki lebih memilih menghabiskan lebih banyak waktu dengan sahabatnya.

Disinilah semua masalahnya..
Tidak sadarkan mereka buih-buih cinta bisa saja tumbuh antara mereka? Dari rasa butuh, terbiasa, dan rasa nyaman?
Tidak sadarkah mereka, ini suatu kesalahan karena tanpa disadari, telah menyakiti hati sang pacar?
Tidak sadarkah ini bisa menjadi awal perselingkuhan?

Astaghfirullah..

Begitulah.
Media kian banyak kini. Komunikasi menjadi hal biasa, jarak tak ada bedanya.
Bisa berdampak negatif, bisa positif.
Hubungan antara perempuan dan laki-laki tak selayaknya demikian. Kita memiliki hijab dalam pergaulan, batasan dalam berperilaku dan berteman.
Aku bukanlah orang yang pro dengan pacaran. Tentu saja tidak. Tak ada istilah pacaran dalam kamusku. Hanya saja, menyakiti hati orang lain itu, perbuatan keji bagiku.

Jangan pernah mempermainkan hati orang lain. Ingat, hubungan kita ada dua jalur. Hubungan dengan Allah dan dengan manusia. Jika salah dengan Allah, maka bertobatlah sungguh-sungguh. InsyaAllah Allah mengampuni, karena Allah adalah Maha Pengampun dan Penyayang. Jika salah dengan manusia, dengan meminta maaf untuk menebusnya. Tapi ingatlah, manusia tak semudah itu memaafkan. Lalu, mau di bawa kemana dosa nya?

Karena itu, hargailah perasaan orang lain. Beradablah dalam bergaul. Karena islam telah mengatur segalanya dengan sempurna.

Aku, islam, dan janjiku pada Allah..

Minggu, 02 Februari 2014

Tegas itu perlu

Kesaaaalllll..

Lagi kesal bgt gara2 aku gak bisa nolak permintaan orang-orang. Kalau permintaannya baik, ya don't worry lah. Kalau gak baik? Gak sejalan dengan prinsip? Gak sejalan dengan aqidah? Ya Allah...

Boleh baik ke orang lain, tapi sesuatu yang berlebihan itu, gak ada baiknya. Nih, jadi kayak gini. Karena embel-embel gak enak hati, aku jadi sering dapat masalah gara-gara gak bisa (ups, bukan gak bisa sih. Tapi gak tegaaa) buat nolak permintaan orang lain dan ngelihat ekspresi wajahnya.

Bisa tega sih, kalau lagi datang moment nya, sayangnya sih gak sering. Hehee
Ini benar-benar mengganggu..

Allah, tolong ajarin cara nolak dengan baik tanpa menyebabkan orang lain tersinggung, jika ajakannya bukan sesuatu yang sejalan dengan kebenaran yang difatwakan hatiku.
Amin..

Sabtu, 01 Februari 2014

Jatuh Cinta ♡♥♡♥♡

Pernah merasakan jatuh cinta?
Belum pernah??? Gak mungkiiinn. Ahaha ^^
Membicarakan soal hati, selalu jadi pembahasan menarik. Karena gak ada habisnya. Hihii.

Andai, bisa memilih siapa yang harus kita sukai. Tapi hati gak bisa diprediksi. Dia bisa singgah di hati manapun. Awesome, right?
Hatiii, oh hatiii :D

Benar kata pepatah, hati-hati dengan hati. Ia bisa menjerumuskan, namun bisa pula membawa ke arah kebaikan.
Cinta adalah seni. Banyak cara mengekspresikannya. Namun, simpanlah dulu semua ekspresi cinta dan tutup pintu dari keterpuaian jatuh cinta hingga ia halal bagimu. Dan Allah akan membalasnya dengan indah di saat yang tepat :)

Sulit? Memaangg..
Aku pun selalu dalam posisi belajar untuk hal yang satu ini (ehem). Hehe.
Kadang, begitu menyiksa. Namun, saat bisa melewatinya, that all be okay. Better. Karena begitulah seharusnya.

Ingat. Ia sering datang karena terbiasa.
Hati-hati dengan istilah friendzone. Sering berakhir dengan jatuh cinta.
*beraatt pembahasannya. Ahaha

Tetap saja, hanya pada Allah lah sebaik-baik tempat meminta pertolongan dan tempat kembali. Karena Ia, Sang Maha Pembolak-balik Hati.
Masya Allah = Semua terjadi atas kehendak Allah
n_n

Tidak Ada Alasan Berputus Asa

Setiap manusia, tidaklah akan pernah terlepas dari masalah, rasa kecewa, rasa sedih, penyesalan, ujian, dsb yang akan membuat diri dan hati kian lemah. Aku pun begitu. Begitulah hidup. Karena arti hidup yang sesungguhnya adalah perjuangan. Menuju satu tujuan, pada akhirnya. Hari pembalasan.

Karena itu, tak ada waktu untuk bersenda gurau dan janganlah larut dalam sedih hati. Kita ada, karena kita merupakan orang-orang pilihan. Dan semua tergantung kita menyikapi hidup.

Jika memiliki masalah, ingatlah ini :
1. .....Cukuplah Allah bagiku..... (QS. 9:129)
2. "Bersemangatlah engkau untuk meraih apa-apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah SWT, serta janganlah engkau berputus asa" (H.R. Muslim dari Abu Hurairah)
3. Tips:
     - Be your self
     - Enjoy each that moments
     - Believing your self
     - Allah always give the best for you
     - Remember : Semua ini hanya dunia-sementara

Keep spirit.. ^^
Fighting!
Ganbatte!
Semangat!