Begini ternyata rasanya
Miris..
Hingga ia teriris-iris
Begini ternyata rasanya
Sesak..
Hingga ia tercabik-cabik dan terkoyak
Begini ternyata rasanya
Ingin teriak..
Hingga ia terinjak-injak
Pedih
Sakit
Ini disebut luka
Layaknya kertas yang pernah diremuk
Takkan mulus seperti sedia kala
Berbekas
Menyayat
Perih
Ini disebut luka
Layaknya paku yang telah tertancap
Lubangnya akan selalu tinggal di sana
Berbekas
MasyaAllah
Hingga hilang rasa
Jika bukan karena Allah
Yang membelaiku agar tenang
Yang memelukku agar sabar
Yang memegangiku agar tak goyah dan jatuh
Yang selalu menyediakan tempat bagiku
Aku bukan apa-apa
Aku bertahan, karena aku percaya
Allah ada
dan tak pernah mengacuhkan hamba-Nya
Miris..
Hingga ia teriris-iris
Begini ternyata rasanya
Sesak..
Hingga ia tercabik-cabik dan terkoyak
Begini ternyata rasanya
Ingin teriak..
Hingga ia terinjak-injak
Pedih
Sakit
Ini disebut luka
Layaknya kertas yang pernah diremuk
Takkan mulus seperti sedia kala
Berbekas
Menyayat
Perih
Ini disebut luka
Layaknya paku yang telah tertancap
Lubangnya akan selalu tinggal di sana
Berbekas
MasyaAllah
Hingga hilang rasa
Jika bukan karena Allah
Yang membelaiku agar tenang
Yang memelukku agar sabar
Yang memegangiku agar tak goyah dan jatuh
Yang selalu menyediakan tempat bagiku
Aku bukan apa-apa
Aku bertahan, karena aku percaya
Allah ada
dan tak pernah mengacuhkan hamba-Nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar